Sunday, June 14, 2009

Sedikit SPOILER buat PIZZA DELIVERY.

Berhubung mau ULANG TAHUN, saya mau berbaik hati nih... *Halah-halah...*


Chapter 6 : Pizza Delivery (Spoiler)

---Pizza Delivery---

“Itachi-niisan, Teme, makan dulu!!” teriak Naruto. Sekarang, dimeja makan, sudah terdapat 3 piring pasta, dan 3 susu sapi murni dan free sugar. Yah, untuk ukuran sarapan pagi, ini lumayan.

“Psstt, Sasuke! Naruto itu, istri idaman ya!” bisik Itachi ke Sasuke. Sasuke hanya tersenyum berbahaya, yang membuat burung gereja yang lewat mati. Ampe tetangga sebelah ko’id. Tukang bakso muntah. Nenek-nenek pingsan.

“Eh~!! Kok malah bisik-bisik?! Ayo, cepet makan! Nanti makanannya dan susunya dingin loh!” seru Naruto. Sepertinya, dia sudah naik pitam dengan ulah Sasuke. Yah, ampe-ampe, gunung Merapi ikutan marah, menjadi siaga satu.

“Iya mama… aku gak bisik-bisik deh… Tapi mama jangan marah-marah ya!! Kakak jadi takut…” ledek si Itachi-bawel. Sasuke hanya tersenyum meledek, kearah Naruto, sedangkan Naruto hanya mengembungkan pipinya, tanda dia menahan marah.

“Iyaa, mama gimana sih?? Jangan galak-galak ama kakak dong, kan papa jadi takut juga ama mama” kali ini, Sasuke-keparat yang bilang. Naruto tidak menunjukkan gembungan lagi dipipinya, tapi, justru dia hanya tersenyum.

Dan membalas,

“Papa jangan takut ama mama. Palingan, abis makan ini, mama kasih hadiah bogem mentah tambah bantingan maut untuk papa tersayang. Papa ama kakak, tunggu aja ya…”

Sasuke-teme dan Itachi-bawel bergidik ngeri.

---Pizza Delivery---

Setting : Pizza Friendship

“Loh, Shikamaru, dah sembuh?? Gue kira, lo gak bakalan ikut pemilu…” ledek Kiba. Shikamaru hanya memble, menandakan dia bete. Gimana nggak, dirumah sakit rasanya kayak dipenjara! –setidaknya, untuk Shikamaru-

“Ehmmmm… Inuzuka, jangan ngobrol saat bekerja…” tegur Neji. Kiba hanya cengar-cengir, sedangkan Shikamaru hanya mengangkat kedua bahunya yang masih sakit.

“Duh!” desah Shikamaru kesakitan. Sepertinya, jurus Jyuuken sangat berbahaya untuknya.

“Kenapa Shika?” Tanya Kiba. Sepertinya, dia juga iba ama sohib beratnya itu…

“Gak apa-apa… oh iya, kalau adik-nya pacar gue dateng, lo layanin dia dengan baik ya” pesan Shikamaru ke Kiba. Kiba hanya cengok gak nahan, yang bikin temen author ngakak. Yah, Kiba cengok karena dia-kan seorang koki. Masa’, koki yang melayani pelanggan? Bukannya tugas Waitress?

“Ano… Shika, lo minta tolong ama Sai aja. Gue sibuk nih, mau buat pizza” pinta Kiba. Shikamaru hanya mendengus kesal, dan terpaksa, dia mengiyakannya.

Soal pengantar pizza pengganti Naruto?

Tenang, pak Neji mau mengumumkannya…

“Perhatian semua!! Kali ini, akan ada yang bekerja selama 1 minggu menggantikan Naruto. Namanya… ah, lebih baik, kau memperkenalkan dirimu sendiri pada staf yang lain,” ucap Neji. Dia mempersilahkan makhluk disebelahnya, untuk memperkenalkan diri.

“Sasori. Mohon bantuannya,” ucap makhluk yang bernama Sasori itu singkat.

“Baiklah, udah pada kenal kan? Sekarang, kembali ke pekerjaan masing-masing!!” ucap Neji angker. Dan akhirnya, para pegawai membubarkan diri.

“Sasori?? Namanya gak keren ah,” celoteh Kiba. Sai hanya tersenyum, lalu berkata,

“Kayaknya, Sasori itu nama yang bagus. Daripada INUzuka?” dan ada sedikit penekanan dibeberapa kata.

“EH BADAK!! DIEM LO!!” ucap Kiba dengan nada emosi. Sai hanya tersenyum andalannya, lalu mengambil langkah seribu menuju dapur. Yah, untuk menghindari tabokkan dari Kiba dan Akamaru.

“Eh, lo jangan emosi ama anak gak jelas kayak gitu. Adanya mah, makan ati lo!” peringat Shikamaru untuk Kiba. Tapi Kiba hanya manyun, dan masuk ke dapur untuk menjalankan pekerjaannya. Sebagai SANG KOI.

Maksudnya, sebagai SANG KOKI.

“Shikamaru-san, berapa banyak yang harus saya antar?” ucap Sasori dingin kepada Shikamaru. Shikamaru hanya mendengus, dan memberikan daftar-daftar yang harus dikerjakan Sasori.

Dengan cepat, Sasori melesat pergi, tanpa berterima kasih dulu dengan Shikamaru…

“Cih, sombong banget tu anak…”

Napa Shika?” Tanya Kiba sambil keluar dari dapur. Sepertinya, hari ini tak sepadat hari-hari waktu bersama Naruto.

“Nggak, anak baru itu sombong banget. Sok cool!!” ucap Shikamaru sambil bermalas-malasan.

“Heh, keliatan dari mukanya. Sok imut!!” ucap Kiba agak ‘kesal’. Sepertinya, dia tidak terlalu senang dengan teman kerjanya itu.

“Jangan gitu, nanti suka loh…” ucap Sai yang tiba-tiba nongol, entah berantah dari mana asalnya.

“Nyambung aja lo, kayak kereta. Gak lucu, dodol!” ledek Kiba kesal. Yang diledek hanya tersenyum penuh makna kenistaan, yang membawa siapapun yang melihatnya nyemplung ke selokan pada saat itu juga.

“Udahlah! Sekarang, pada kerja! Gue trauma di-jyuuken pak Neji lagi,” ucap Shikamaru malas. Dengan langkah gontai, Shikamaru menuju tempat kerja kesayangannya. Seorang kasir.

“Kok? Kenapa jadi dia yang semangat kerja gitu??” kata Kiba yang merasa aneh akan sesuatu.

“Entahlah, mungkin dia lagi senang,” ucap Sai sambil mengatupkan kedua matanya dan tersenyum.

“Senang pale-lu!! Orang mukanya surem gitu…” ucap Kiba asal.

‘Oh iya! Gue kan lagi sebel sama orang ini. Kenapa gue ngomong sama ini orang ya?’ ucapnya sendiri didalam hati. Seraya memikirkan itu, dengan cepat Kiba melesat kedapur untuk mengerjakan yang harusnya dia kerjakan.


----------------------------------


Segini dulu !!! Sisahnya.... Tunggu aja apdetannya. :P

Friday, June 05, 2009

Acsessories Death Note


Ahhh.... Semuanya ada di Mal Artha Gading dan ITC Permata Hijau... Beli aja!!

Cuma Iseng-iseng

Yahhh, cuma iseng aja, pengen masang foto-foto yang enak dipandang. xDD *masa ?*









Keinginan gue dalam waktu dekat ini.


Yah, hanya sekedar berharap aja. Boleh kan, kalauu kita punya harapan setinggi langit? Asalakan, keinginan itu tidak mengganggu orang lain. Pokoknya, target gue dalam waktu dekat ini adalah.... Gue penegen semua nilai ulangan gue 100 !! Yah, seperti kata pepatah, gak ada yang gak mungkin di dunia ini. Pokoknya, kita pasti bisaaaa !!! Do'akan gue yaaa !!

Nah, sekarang, gue pengen ngasih tau apa aja keinginan gue dalam waktu deket ini...

1) Yang jelas, gue pengen dikasih kesehatan, jadi anak Soleh, dan dikasih kecerdasan yang tinggi ma Allah SWT.
2) Gue pengen banget punya Tas sama Molukin Original DeathNote. Pengeeeen, sampe-sampe gue pusing mikirinnya.
3) Gue penengen kamar gue disulap jadi item putih, trus ada graffity DeathNotenya.
4) Dan terakhir, gue pengen tau, siapa aja yang nganggep gue sebagai sahabat. Sampe sekarang, itu nge-ganggu pikiran gue.

Iya... sepertinya, gue udah mulai gila dengan Death Note. Tapi, tak apa lah!!!

Tapi, entah kenapa, gue seneeeeeng banget kalo ngeliat foto diatas. gak tau kenapa. xDD

(Ohh... He's touch my hand~) xDD

Additional Information

This blog has many kind of information, maybe from other website or my original entries. For more information you can follow me on twitter: @timurad [mention / message me] if something in my blog are disrupt and confuse you. Thank you, and enjoy the blog! --